Sidang Tertutup Disertasi: Suharyanto P41.2019.00013

Promovendus Suharyanto dengan NIM P41.2019.00013 telah berhasil mempertahankan disertasinya pada Sidang Tertutup yang digelar pada Hari Rabu, 11 Februari 2026, Pukul 10.00 WIB bertempat di Ruang Sidang G.2. Disertasi Suharyanto berjudul “Pengembangan Framework Peningkatan Kualitas Citra Bawah Air Berbasis Adaptive Kontras Dan Koreksi Warna Untuk Optimasi Analisis Objek Terumbu Karang”. 

Disertasi ini mengusulkan sebuah kerangka kerja (framework) prapemrosesan citra bawah air yang mengintegrasikan metode Fuzzy Histogram Equalization (FHE) dan Adaptive Color Correction (ACC) untuk mengatasi tantangan degradasi visual pada ekosistem terumbu karang. Tantangan utama dalam pencitraan bawah air terletak pada variabilitas kondisi lingkungan yang ekstrem, di mana faktor luminansi dan absorpsi cahaya oleh media air mengakibatkan penurunan kontras serta distorsi warna yang signifikan. Meskipun metode pemerataan histogram konvensional mampu meningkatkan kontras, teknik tersebut seringkali menghasilkan efek overexposure dan gagal merestorasi keseimbangan warna secara optimal.

Metode FHE diterapkan pada tahap awal untuk melakukan pemerataan histogram secara halus dengan memanfaatkan logika fuzzy guna menghindari saturasi berlebih pada nilai keabuan di setiap saluran piksel. Selanjutnya, tahap ACC diimplementasikan secara adaptif untuk memulihkan saluran warna yang hilang sesuai dengan karakteristik optik lingkungan tempat data diakuisisi. Efikasi framework ini diuji menggunakan dataset primer (Kepulauan Karimunjawa dan Kepulauan Seribu) serta dataset sekunder yang merepresentasikan keberagaman kondisi pencahayaan dan kedalaman.

Evaluasi komparatif dilakukan terhadap berbagai metode state-of-the-art, di mana hasil menunjukkan bahwa framework yang diusulkan unggul baik secara visual maupun melalui metrik pengukuran objektif non referensi. Lebih lanjut, penelitian ini mengevaluasi kontribusi framework terhadap performa deteksi pemutihan (bleaching) terumbu karang menggunakan model arsitektur MobileNetV2.

Hasil penelitian menyimpulkan bahwa sinergi FHE dan ACC tidak hanya meningkatkan kualitas visual citra, tetapi secara fundamental mengoptimalkan kemampuan ekstraksi fitur pada model CNN ringan, sehingga mampu mencapai akurasi maksimal sebesar 95%. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan perangkat pemantauan bawah air otonom yang efektif, efisien, dan aplikatif untuk konservasi ekosistem laut.

Promovendus Suharyanto dibimbing oleh Tim Promotor yaitu Prof. Dr. Pulung Nurtantio A, S.T., M.Kom (Promotor), Dr. Ir. Pujiono, S.Si, M.Kom, IPM, ASEAN Eng. (Co-Promotor) dan Prof. Dr. Ahmad Zainul Fanani, S.Si, M.Kom (Co-Promotor). Sedangkan Tim Penyanggah terdiri dari: Prof. Dr. Supriadi Rustad, M.Si (Ketua Sidang), Prof. Ir. Paulus Insap Santoso, M.Sc., Ph.D., IPU (Penguji Eksternal / Universitas Gadjah Mada), Sri Winarno, Ph.D. (Anggota), dan Dr. Fikri Budiman, M.Kom (Anggota).